Kisah Pilu Seorang Ibu Memandikan Anak Untuk Yang Pertama dan Yang Terakhir

Posting Komentar


 Kisah Pilu Seorang Ibu Memandikan Anak Untuk Yang Pertama dan Yang Terakhir


Seorang ibu harus menelan pil pahit karena anaknya yang baru lahir meninggal. Tidak sempat mencurahkan kasih sayang, anak itu meninggal satu jam setelah lahir.


Seorang perempuan Malaysia, Muniey Nurnasuha harus merelakan anaknya.


Anak yang dikandungnya mengalami komplikasi jantung dan meninggal segera setelah lahir.


Kisah memilukan itu diungkapkan oleh Muniey sendiri di halaman Facebook-nya.


Dia menyatakan bahwa putra keduanya meninggal karena komplikasi jantung pada 6 November.


"Mama Ridha atas kepergianmu nak, mama hanya merindukanmu, maafkan mama," tulis Muniey di akun Facebook-nya.


Dalam unggahannya, ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas prosesi pemakaman putranya.


"Allah memudahkan perjalanan adik, 40 minggu 33 hari, 11/6/2021 (Sabtu) jam 8 pagi Ibu sakit perut dan berdarah. Jam 10 baru berangkat ke RS Serdang," tulis Miniey.


"Jam 4 kami masuk kamar operasi dan air ketuban pecah, jam 6 saya tidak tahan lagi, adik lahir jam 6,29," tambahnya.


Muniey juga menyatakan bahwa putranya pergi menghadap Tuhan satu jam setelah lahir. Keesokan harinya, anak itu dimakamkan setelah Muniey keluar dari rumah sakit.


Dia berterima kasih kepada rumah sakit karena memberinya kesempatan untuk melihat wajah putranya untuk terakhir kalinya.


Ia juga diperbolehkan memandikan jenazah anaknya untuk pertama dan terakhir kalinya.


“Alhamdulillah sudah mempermudah urusan mama, mama bisa keluar dari rumah sakit sejak awal, bisa merawat adik. Bisa menatap wajah adik untuk terakhir kalinya," tambahnya.


"Mama ridha sayang, aku hanya rindu, rasa sakitnya rasa rindu mama," tambahnya.

Related Posts

Posting Komentar